Samakah Drumband dan Marchingband ?

Masyarakat kita tentu sudah mengenal apa itu drumband ? ya sekelompok orang yang memainkan sederetan peralatan perkusi,pit,melodi dalam satu barisan. Tapi kita hanya mengetahui sekelompok barisan tersebut adalah drumband.

Senyatanya, dalam barisan musik tersebut ada juga yang disebut marchingband. Lalu apakah perbedaannya ? marilah kita cermati dengan seksama dalam barisan permainan musik tersebut.

Dalam membedakan sebutan drumband dan marchingband tentu sagat mudah, karena terdapat perbedaan yang mencolok diantara keduanya. Perhatikan peralatan musik yang digunakan. dalam permainan musik drumband, peralatan yang dimainkan lebih dominan menggunakan musik perkusi. Seperti, Snare, Tenor, Bass, dan Tom-Tom. Alat musik melodi marchingbell/ ballyra. Apabila dilengkapi dengan alat musik tiup biasanya hanya berupa pianika dan recorder.

Begitu juga dalam pertunjukan drumband, lagu yang dibawakan cenderung berupa mars dan tampil dalam bentuk parade. Drumband biasa digunakan untuk keperluan resmi seperti upacara hari-hari tertentu, penyambutan, angkatan bersenjata dan lain lain.

Sedangkan dalam pertunjukan marchingband, biasanya merupakan barisan musisi yang memainkan beberapa lagu dengan memadukan alat musik tiup,perkusi,pit dan melodi. Sebagai contoh peralatan musik perkusi yang digunakan adalah snare,bass dan tom-tom. Instrument melodi marchingbell/ballyra, musik tiup/ brass meliputi terompet, mellophone, baritone, trombhone, Tuba, French horn, euphonium, sedangkan alat musik pit seperti marimba, xylophone,  timpani, dan vibraphone.

Peralatan  perkusi dalam permainan musik marchingband terutama snare  biasanya menggunakan HTS (High Tension Snare) sehingga suara yang dihasilkan juga lebih maksimal. Nyaring dan bervariasi bunyi. Memang harganya jauh lebih mahal daripada snare biasa namun body alat dan suara yang dihasilkan jauh berbeda.

Biasanya dalam permainan marchingband diengkapi dengan barisan penari baik colour guard, riffle atau pembawa buket bunga. Dalam hal ini satu unit marchingband dapat memainkan beberapa lagu dalam satu kali pertunjukan dengan melakukan koreografi maupun atraksi menarik di dalam lapangan.

Pertunjukan marchingband sangat cocok dimainkan dalam pertunjukan seni, festival, maupun karnaval. Karena mengingat banyaknya peralatan yang tidak memungkinkan dimainkan sambil berjalan. Biasanya pertunjukanmarchingband sering kita jumpai dalam pertunjukan indoor atau berhenti dalam satu tempat atau di lapangan dan bukan berupa iring-iringan parade layaknya pertunjukan drumband.

Dengan uraian diatas, mudah bukan bagaimana cara membedakan anatar drumband dan marchingband ? jangan salah lagi ya.. karena keduanya memang berbeda. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Perform Drumband Maksimal dengan Makanan Sehat Mencegah Paresthesia

Pernahkah anda mendengar apa itu paresthesia ? parestesia merupakan bahasa yang digunakan oleh para medis untuk menyebut gejala tertentu yang muncul akibat terhambatnya aliran darah dalam tubuh. Kita biasa menyebut dengan kesemutan atau kram. Kesemutan bukanlah sebuah penyakit. Namun reaksi syaraf yang tidak mendapat cukup pasukan darah. Sehingga menyebabkan kebas, kaku, dan terasa tidak nyaman pada area tubuh tertentu.

Kesemutan biasanya terjadi pada ujung bagian tubuh tertentu seperti tangan dan kaki. Pernahkah anda mengalami kesemutan saat tampil dalam sebuah pertunjukan drumband ? pertunjukan yang anda persiapkan semaksimal mungkin terhambat karena anda mengalami kesemutan dan mengharuskan anda keluar barisan untuk memulihkan aliran darah hingga kembali normal. Tentu ini akan berdampak pada hasil permainan drumband. Terlebih jika anda tengah memainkan jenis alat musik yang pokok dan jumlah personil terbatas. Ini akan menjadikan suara music yang dihasilkan timpang dan tidak seimbang.

Pada pertunjukan drumband, paresthesia biasanya menyerang tubuh yang kelelahan, dehidrasi/ kekurangan air, dan juga suplai gizi dalam tubuhnya. Sehingga aliran darah dalam tubuh tidak berjalan dengan semestinya. Untuk menampilkan pertunjukan yang padu dan solid maka setiap personil harus mampu menjaga kesehatan tubuhnya. Berikut makanan sehat yang disarankan agar dikonsumsi para personil supaya terhindar dari serangan paresthesia saat pertunjukan:

  1. Makanan kaya Vitamin B, vitamin B dapat kita temukan dalam berbagai macam sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan daging dan olahan hewan. Seperti, bayam, sawi, buncis, paprika, wortel apel pisang, alpukat, melon, dada ayam, susu sapi, almond, kacang mete, dan kacang tanah.
  2. Makanan kaya akan kalsium, seperti susu, ikan sarden, ikan salmon, tahu, dan seterusnya
  3. Makanan kaya akan natrium, seperti buah belimbing, seafood, sampai rempah-rempah seperti, jinten, pala, mustard, bubuk cabai, cengkeh, biji sledri dst.
  4. Makanan kaya kalium, kandungan kalium dapat kita temui pada ubi jalar, tomat kering, kentang, kacang merah dan lain – lain.

Selain makanan yang disebutkan diatas masih banyak lagi varian buah, sayur, rempah, dan kacang-kacangan. Untuk memperbaiki system aliran tubuh anda memerlukan asupan makanan yang mengandung Vitamin B, kalium, natrium, dan kalsium. Selain itu perhatikan juga air yang harus anda konsumsi sebelum pertunjukan dimulai. Jangan sampai anda kekurangan cairan atau dehidrasi. Karena hal ini akan memperparah kondisi anda saat terserang paresthesia atau kesemutan.