Mengenal Pianika dalam Pertunjukan Drumband

Pianika merupakan alat musik tiup sejenis dengan harmonika, namun menggunakan bilah-bilah keyboard yang luasnya sekitar tiga oktaf. Pianika dimainkan dengan cara ditiup secara langsung ataupun dengan meniup pada pipa lentur yang telah dihubungkan ke mulut.

Alat music tiup ini biasa dimainkan pada pertunjukan drumband. Yaitu untuk memainkan melodi pokok, kontra melodi, jika memungkinkan dapat juga untuk mengiringi lagu. Kegunaan tuts-tuts pada pianika: Tuts putih berguna untuk memainkan nada-nada pokok/ asli. Sedangkan tuts hitam digunakan untuk memainkan nada-nada kromatis

Berikut ini adalah teknik dalam memainkan alat music pianika, tangan kiri memegang pianika sedangkan tangan kanan menekan untuk memainkan melodi lagu yang dimainkan. Baik secara langsung maupun pada pipa yang dihubungkan ke mulut. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam bermain alat music pianika:

Pertama, memainkan pianika dengan lima jari, setiap jarinya memiliki tugas untuk menekan tuts-tuts pada pianika.

Kedua, cara meniup diupayakan halus dan rata. Hal ini bisa dilakukan dengan banyak berlatih bernafas datar rata dan teratur.

Ketiga, bentuk tangan kanan seperti memegang bola sehingga dimungkinkan jari bergerak dengan leluasa. Berikut adalah penjarian pada permainan pianika:

Ibu jari (jempol) sebagai jari nomor 1, jari telunjuk sebagai jari nomor 2, jari tengah sebagai jari nomor 3, jari manis sebagai jari nomor 4, sedangkan jari kelingking,sebagi jari nomor 5. Lakukankan penjarian dengan interval nada-nada dasar, sperti  C – D – E – F – G.

Meskipun sekilas bentuknya sama seperti piano kecil, namun alat ini mempunyai perbedaan. Yaitu panika harus ditiup dan ditekan untuk mengeluarkan sebuah suara, tanpa ditiup pianika tidak akan mengeluarkan suara meskipun sudah ditekan tuts-tuts nya.

Untuk bisa menguasai permainan alat musik pianika ini diperlukan latihan yang baik, dengan teknik pembelajaran yang baik pula. Harus berhati-hati dan rajin mengikuti latihan permainan pianika.

Aspek-Aspek Pertunjukan Drumband

Saat ini pertunjukan Drumband bukan hanya sekedar penampilan untuk sebuah formalitas pengiring sebuah parade atau perayaan namun sudah dijadikan sebuah seni bahkan olah raga yang diperlombakan. Berikut ini akan kita bahas aspek apa saja yang termaktub dalam pertunjukan drumband. Agar pertunjukan drumband menjadi padu dan mempunyai nilai tersendiri dimata penontonnya. Terlebih ketika pertunjukan drumband ditampilakn untuk sebuah kompetisi. Maka aspek ini harus benar-benar diperhatikan supaya mendapatkan nilai maksimal saat penilaian.

Aspek tersebut mencakup dua hal, yakni aspek musikal dan aspek visual. Pengelompokan ini akan berpengaruh pada metode pelatihan personil dalam melakukan tugas – tugasnya sebelum grup drumband siap tampil menampilkan pertunjukan drumband yang maksimal. Biasanya latihan personil drumband dari kedua pembagian tersebut berlatih terpisah. Hal ini dilakukan untuk mempermudah komunikasi sesuai tugas masing-masing personil drumband.

  1. Aspek Musikal

Aspek musical ini mencakup lagu-lagu yang dibawakan dalam sebuah pertunjukan. Lagu yang dibawakan dalam satu pertunjukan drumband biasanya membawa satu ragam yang sama maupun kombinasi beberapa ragam dalam satu tema. Secara structural biasanya karakter lagu-lagu yang dibawakan tiap drumband mempunyai tipe elemen yang sama. Bagian pembuka yang dimaksutkan untuk mendapatkan perhatian penonton, “solo perkusi” atau disebut dengan feature, “balada” yang menampilkan solo music tiup secara bersama-sama dengan solo perkusi selanjutnya yaitu “penutup” sebagai puncak dari sebuah pertunjukan. Dimasing-masing elemen tersebut diwarnai dengan teknik  permainan music, seperti tewmpo, irama yag ditujukan untuk mendap[atkan satu dinamika permainan yang seimbang, serta sebagai wahana menunjukkan kreatifitas bermusik.

2. Aspek Visual

Aspek visual ini merupakan koreografi yang bisa dinikmati secara visual. Dalam pertunjukan drumband koreografi ini melingkupi pola atau formasi baris-berbaris, aksi tari – tarian oleh  pemain bendera atau gerkan – gerakan yang ditampilakn untuk memberikan efek visual yang bagus dan menarik. Untuk memberikan efek visual ini biasanya pertunjukan drumband maupun marchingband membawa aksesori yang mampu mendukung mendapatkan efek visual tertentu.

 

Demikian aspek yang harus diperhatikan saat pertunjukan drumband. Aspek-aspek tersebut dapat dipersiapkan dengan matang saat melakukan latihan. Sehingga saat pertunjukan semua bisa menghasilkan performance yang maksimal.