Perform Drumband Maksimal dengan Makanan Sehat Mencegah Paresthesia

Pernahkah anda mendengar apa itu paresthesia ? parestesia merupakan bahasa yang digunakan oleh para medis untuk menyebut gejala tertentu yang muncul akibat terhambatnya aliran darah dalam tubuh. Kita biasa menyebut dengan kesemutan atau kram. Kesemutan bukanlah sebuah penyakit. Namun reaksi syaraf yang tidak mendapat cukup pasukan darah. Sehingga menyebabkan kebas, kaku, dan terasa tidak nyaman pada area tubuh tertentu.

Kesemutan biasanya terjadi pada ujung bagian tubuh tertentu seperti tangan dan kaki. Pernahkah anda mengalami kesemutan saat tampil dalam sebuah pertunjukan drumband ? pertunjukan yang anda persiapkan semaksimal mungkin terhambat karena anda mengalami kesemutan dan mengharuskan anda keluar barisan untuk memulihkan aliran darah hingga kembali normal. Tentu ini akan berdampak pada hasil permainan drumband. Terlebih jika anda tengah memainkan jenis alat musik yang pokok dan jumlah personil terbatas. Ini akan menjadikan suara music yang dihasilkan timpang dan tidak seimbang.

Pada pertunjukan drumband, paresthesia biasanya menyerang tubuh yang kelelahan, dehidrasi/ kekurangan air, dan juga suplai gizi dalam tubuhnya. Sehingga aliran darah dalam tubuh tidak berjalan dengan semestinya. Untuk menampilkan pertunjukan yang padu dan solid maka setiap personil harus mampu menjaga kesehatan tubuhnya. Berikut makanan sehat yang disarankan agar dikonsumsi para personil supaya terhindar dari serangan paresthesia saat pertunjukan:

  1. Makanan kaya Vitamin B, vitamin B dapat kita temukan dalam berbagai macam sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan daging dan olahan hewan. Seperti, bayam, sawi, buncis, paprika, wortel apel pisang, alpukat, melon, dada ayam, susu sapi, almond, kacang mete, dan kacang tanah.
  2. Makanan kaya akan kalsium, seperti susu, ikan sarden, ikan salmon, tahu, dan seterusnya
  3. Makanan kaya akan natrium, seperti buah belimbing, seafood, sampai rempah-rempah seperti, jinten, pala, mustard, bubuk cabai, cengkeh, biji sledri dst.
  4. Makanan kaya kalium, kandungan kalium dapat kita temui pada ubi jalar, tomat kering, kentang, kacang merah dan lain – lain.

Selain makanan yang disebutkan diatas masih banyak lagi varian buah, sayur, rempah, dan kacang-kacangan. Untuk memperbaiki system aliran tubuh anda memerlukan asupan makanan yang mengandung Vitamin B, kalium, natrium, dan kalsium. Selain itu perhatikan juga air yang harus anda konsumsi sebelum pertunjukan dimulai. Jangan sampai anda kekurangan cairan atau dehidrasi. Karena hal ini akan memperparah kondisi anda saat terserang paresthesia atau kesemutan.

Perpaduan Musik Drumband dan Gamelan Jawa

Pernahkah terbayang dibenak anda bagaimana jika alat musik gamelan dan drumband menjadi satu kesatuan ? tentu belum bisa anda bayangkan instrument musik seperti apa yang mampu dihasilkan oleh keduanya. Berbeda jenis musik namun bisa menyatu dan padu.

Jika anda pernah menyaksikan perpaduan ini, pasti anda dibuat takjub. Jika anda penasaran bisa anda buka di youtube. Berbagai video paduan musik drumband dengan gamelan ada disana. Tidak hanya dengan gamelan musik drumband juga mampu dikolaborasikan dengan alat-alat musik lainnya, baik tradisional maupun modern. Mulai dari angklung sampai dengan gitar listrik dan seterusnya.

Silakan anda saksikan dan cobalah menjadikannya sebagai sumber inspirasi agar pertunjukan drumband semakin berwarna dengan ide kreatif dan inovatif. Selain menginspirasi inovasi baru, hal ini juga mendukung masyarakat untuk dapat melestarikan musik tradisional.

Kita tau alat musik tradisional hanya dapat kita jumpai ditempat dan waktu tertentu. Karena sudah lama hanya sedikit generasi muda yang suka memainkan alat musik tradisional. Namun kini dengan semangat melestarikan budaya leluhur banyak anak muda yang mempelajari alat-alat musik tradisional bahkan, kelas mempelajari alat musik menjadi kelas ekstra dan tidak sedikit yang menjadikannya sebagai program studi disekolah menengah atas dan kini bahkan sudah menjadi program studi di perguruan tinggi ternama di Yogyakarta.

Memadukan antara musik drumband dan musik tradisional bukanlah hal yang mudah. Namun hal ini dapat dipelajari dan dikreasikan sesuai dengan yang diinginkan. Karena seni tidak mempunyai batasan dan cakupannya sangatlah luas.

Dalam memadukan dua alat musik yang berbeda yang perlu dipahami yakni fungsi alat musik itu sendiri. Memadukan dua alat musik seperti hal nya berkolaborasi dalam sebuah lagu. Bisa dimainkan secara bergantian atau bersamaan. Mencoba dan membuat inovasi baru adalah kunci sukses dalam hal ini.

Dengan inovasi ini, Kini pertunjukan musik tradisional akan terasa berbeda dengan sentuhan modern. Setelah dipadukan dengan musik drumband. Tak hanya sebagai media hiburan saja. Perpaduan keduanya dapat dijadikan referensi jika mengikuti perlombaan atau festival. Sehingga masyarakat akan jauh lebih mnegenal alat musik drumband dan alat musik tradisional.

Alasan Kamu Harus Bermusik Drumband

Masyarakat luas sudah mengenal banyak tentang apa itu drumband. Yakni sekelompok orang yang memainkan berbagai instrument musik, dari musik tiup, perkusi, dan pit. Selain itu pertunjukan musik drumband juga dijadikan wadah beraktifitas dan berkegiatan positif. Berikut adalah alasan kenapa kamu harus ikut bermusik drumband:

Drumband sebagai kegiatan olahraga

Dalam hal ini, bermusik drumband  juga bisa dijadikan wadah untuk berolahraga. Karena bermain musik drumband juga mengolah fisik bahkan jiwa bagi para pemainnya. Gerakan memukul, mengayunkan tangan, dan berjalan teratur termasuk kegiatan olahraga. Tentunya hal ini akan membuat tubuh menjadi sehat.

Drumband menghilangkan Stress

Selain sebagai aktifitas olahraga drumband juga bisa dijadikan alternatif  untuk menghilangkan stress. Berkumpul dengan banyak orang, memainkan musik tentunya menjadi kegiatan yang menyenangkan. Setelah banyak kegiatan yang membuat tubuh lelah dengan pikiran yang penat. Bermain musik bisa dijadikan aktifitas untuk meregangkan ketegangan dalam otak kita, dengan kata lain merefresh otak kita yang sudah jenuh dengan kegiatan sehari-hari.

Mengisi waktu Luang

Setelah banyak kegiatan yang dilakukan sebagai aktifitas sehari-hari, mengisi waktu luang dengan kegiatan positif tentu sangat disarankan. Hal ini akan meminimalisir terjadinya gangguan kesehatan fisik maupun psikis. Saat ini bermusik drumband bahkan dijadikan sebagai hobi. Akan lebih baik mengisi waktu luang dengan hobi yang menyenangkan.

Wadah untuk Berprestasi

Saat bermusik drumband dijadikan sebagai kegiatan yang ditekuni dengan baik, dengan kerjasama tim yang bagus. Tentu ini akan menguntungkan saat tim drumband ini mengikuti pertandingan. Pertunjukan yang menyajikan musik dengan harmonis. Dan dipadukan dengan atraksi dan gerakan tarian yang padu. Akan menampilkan aksi yang memukau. Hal ini akan membuka peluang sebuah tim musik untuk berprestasi.

Selain hal tersebut tentu masih banyak lagi manfaat yang bisa didapatkan, dengan bermusik drumband. Untuk itu jangan ragu jika kamu ingin mengikuti sebuah ekstra maupun bergabung dengan unit drumband.

Mengenal Pianika dalam Pertunjukan Drumband

Pianika merupakan alat musik tiup sejenis dengan harmonika, namun menggunakan bilah-bilah keyboard yang luasnya sekitar tiga oktaf. Pianika dimainkan dengan cara ditiup secara langsung ataupun dengan meniup pada pipa lentur yang telah dihubungkan ke mulut.

Alat music tiup ini biasa dimainkan pada pertunjukan drumband. Yaitu untuk memainkan melodi pokok, kontra melodi, jika memungkinkan dapat juga untuk mengiringi lagu. Kegunaan tuts-tuts pada pianika: Tuts putih berguna untuk memainkan nada-nada pokok/ asli. Sedangkan tuts hitam digunakan untuk memainkan nada-nada kromatis

Berikut ini adalah teknik dalam memainkan alat music pianika, tangan kiri memegang pianika sedangkan tangan kanan menekan untuk memainkan melodi lagu yang dimainkan. Baik secara langsung maupun pada pipa yang dihubungkan ke mulut. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam bermain alat music pianika:

Pertama, memainkan pianika dengan lima jari, setiap jarinya memiliki tugas untuk menekan tuts-tuts pada pianika.

Kedua, cara meniup diupayakan halus dan rata. Hal ini bisa dilakukan dengan banyak berlatih bernafas datar rata dan teratur.

Ketiga, bentuk tangan kanan seperti memegang bola sehingga dimungkinkan jari bergerak dengan leluasa. Berikut adalah penjarian pada permainan pianika:

Ibu jari (jempol) sebagai jari nomor 1, jari telunjuk sebagai jari nomor 2, jari tengah sebagai jari nomor 3, jari manis sebagai jari nomor 4, sedangkan jari kelingking,sebagi jari nomor 5. Lakukankan penjarian dengan interval nada-nada dasar, sperti  C – D – E – F – G.

Meskipun sekilas bentuknya sama seperti piano kecil, namun alat ini mempunyai perbedaan. Yaitu panika harus ditiup dan ditekan untuk mengeluarkan sebuah suara, tanpa ditiup pianika tidak akan mengeluarkan suara meskipun sudah ditekan tuts-tuts nya.

Untuk bisa menguasai permainan alat musik pianika ini diperlukan latihan yang baik, dengan teknik pembelajaran yang baik pula. Harus berhati-hati dan rajin mengikuti latihan permainan pianika.

Aspek-Aspek Pertunjukan Drumband

Saat ini pertunjukan Drumband bukan hanya sekedar penampilan untuk sebuah formalitas pengiring sebuah parade atau perayaan namun sudah dijadikan sebuah seni bahkan olah raga yang diperlombakan. Berikut ini akan kita bahas aspek apa saja yang termaktub dalam pertunjukan drumband. Agar pertunjukan drumband menjadi padu dan mempunyai nilai tersendiri dimata penontonnya. Terlebih ketika pertunjukan drumband ditampilakn untuk sebuah kompetisi. Maka aspek ini harus benar-benar diperhatikan supaya mendapatkan nilai maksimal saat penilaian.

Aspek tersebut mencakup dua hal, yakni aspek musikal dan aspek visual. Pengelompokan ini akan berpengaruh pada metode pelatihan personil dalam melakukan tugas – tugasnya sebelum grup drumband siap tampil menampilkan pertunjukan drumband yang maksimal. Biasanya latihan personil drumband dari kedua pembagian tersebut berlatih terpisah. Hal ini dilakukan untuk mempermudah komunikasi sesuai tugas masing-masing personil drumband.

  1. Aspek Musikal

Aspek musical ini mencakup lagu-lagu yang dibawakan dalam sebuah pertunjukan. Lagu yang dibawakan dalam satu pertunjukan drumband biasanya membawa satu ragam yang sama maupun kombinasi beberapa ragam dalam satu tema. Secara structural biasanya karakter lagu-lagu yang dibawakan tiap drumband mempunyai tipe elemen yang sama. Bagian pembuka yang dimaksutkan untuk mendapatkan perhatian penonton, “solo perkusi” atau disebut dengan feature, “balada” yang menampilkan solo music tiup secara bersama-sama dengan solo perkusi selanjutnya yaitu “penutup” sebagai puncak dari sebuah pertunjukan. Dimasing-masing elemen tersebut diwarnai dengan teknik  permainan music, seperti tewmpo, irama yag ditujukan untuk mendap[atkan satu dinamika permainan yang seimbang, serta sebagai wahana menunjukkan kreatifitas bermusik.

2. Aspek Visual

Aspek visual ini merupakan koreografi yang bisa dinikmati secara visual. Dalam pertunjukan drumband koreografi ini melingkupi pola atau formasi baris-berbaris, aksi tari – tarian oleh  pemain bendera atau gerkan – gerakan yang ditampilakn untuk memberikan efek visual yang bagus dan menarik. Untuk memberikan efek visual ini biasanya pertunjukan drumband maupun marchingband membawa aksesori yang mampu mendukung mendapatkan efek visual tertentu.

 

Demikian aspek yang harus diperhatikan saat pertunjukan drumband. Aspek-aspek tersebut dapat dipersiapkan dengan matang saat melakukan latihan. Sehingga saat pertunjukan semua bisa menghasilkan performance yang maksimal.